Meningkatkan sistem imun saat puasa

Meningkatkan sistem imun saat puasa

Saat puasa, sistem imun anak harus lebih ditingkatkan supaya ia tidak mudah jatuh sakit. Anak-anak yang sedang belajar puasa memang belum akan berpuasa secara penuh seperti orang dewasa. Ia masih bisa makan pada siang kemudian melanjutkan puasa lagi. Meski begitu. Sistem imun anak mungkin saja bisa menurun karena ia tidak makan dan minum seperti hari-hari biasanya. Jika imun menurun, anakpun jadi rentan terserang penyakit. Oleh karena itu, ibu perlu lebih meningkatkan sistem imun anak saat puasa dengan mengikuti sebagai berikut :

Selalu penuhi nutrisi nya

Walaupun sedang berpuasa, kebutuhan nutrisi anak tetap harus terpenuhi. Cukup nutrisi anak dengan menghidangkan makanan bergizi tinggi saat sahur dan berbuka. Hidangan sahur dan berbuka anak haruslah selalu mengandung protein, karbohidrat, kacang-kacangan.

Cukup minum air putih

Puasa dapat membuat tubuh anak rentan mengalami dehidrasi karena kekurangan cairan. Sebagai dampaknya, ia bisa merasa lemas, kulit kering, dan pusing. Pada kondisi yang lebih parah, dehidrasi bisa menyebabkan suhu tubuh meningkat, hilang kesadaran, mudah emosi, dan mata terlihat cekung. Bila sudah begitu, anak bisa saja jatuh sakit.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan tersebut, pastikan ibu selalu memantau anak untuk minum air putih dengan cukup. Anak-anak berusia 4-8 tahun akan membutuhkan setidaknya 1.7 liter air atau sekitas 5 gelas per hari. Saat puasa, kebutuhan cairan ini bisa dipenuhi dengan pembagian 2-2-1 yaitu dua gelas saat sahur,dua gelas saat berbuka, dan satu gelas sebelum sahur.

Meningkatkan sistem imun saat puasa

Istirahat yang cukup

Istirahat dengan cukup merupakan kunci untuk bisa meningkatkan sistem imun anak. Tidur dibuthkan untuk mengembalikan energi yang sudah terpakai serta untuk mempelancar metabolisme tubuh. Untuk itu, anak haruslah beristirahat cukup saat ia sedang berpuasa.

Dikarenakan pada tengah malam ia harus bangun untuk sahur, maka sebaiknya ibu perlu mengatur jam tidur anak. Solusinya adalah dengan tidur dan bangun di waktu yang sama setiap hari.

Rutin berolahraga

Puasa bukanlah penghalang untuk tetap berolahraga, termasuk bagi anal-anak. Ajak anak untuk berolahraga menjelang atau setelah berbuka puasa. Tak perlu lama-lama, cukup sekitar 30 menit saja setiap hari berolahraga ringan, maka daya tahan tubuh anak akan menjadi lebih kuat dan tidak mudah jatuh sakit.

Tak hanya itu, olahraga juga bisa membantu agar tidur anak bisa lebih nyenyak yang otomatis akan berdampak positif pada sistem imun anak.

Madu sebagai suplemen

Jika merasa anak membutuhkan suplemen tambahan untuk daya tahan tubuhnya. Sah-sah saja untuk memberikannya. Namun, sebaiknya pilihlah suplemen yang bersifat alami yang tidak mengandung zat kimia dan pengawet sehingga lebih baik untuk kesehatan anak. Suplemen alami tersebut tak lain adalah madu.

Madu adalah salah satu sumber protein yang dapat menjaga stamina tubuh apabila rutin dikonsumsi setiap hari. Menurut penelitian madu juga mengandung zat antibiotik yang ampuh menangkal serangan berbagai patogen yang menyebabkan penyakit.

Puasa dapat meningkatkan sistem imun

Tahukah ibu kalau puasa ternyata puasa justru dapat meningkatkan sistem imun? Penelitian menyebutkan bahwa rasa lapar dapat memicu sel-sel induk di dalam tubuh untuk menghasilakan leukosit yang berfungsi untuk melawan infeksi.

Puasa juga disebut sebagai “pembalik saklar regeneratif” yang akan mendorong sel induk untuk memproduksi leukosit baru. Hal inilah yang kemudiann mendasari adanya regenerasi semua sistem  imun tubuh. Sel sel yang telah tua, ruksak, ataupun tidak efisien selama berpuasa akan tergantikan dengan sel sel yang baru

Kebiasaan berpuasa yang rutin akan memaksa tubuh untuk memakai cadangan lemak dan glukosa. Kebiasaan tersebut juga dapat mengurangi enzim pka. Yakni enzim yang berkaitan erat dengan penuaan serta hormon yang meningkatkan risiko tumor dan kanker

Kesehatan anak tentunya menjadi prioritas utama bagi setiap orang tua. Namun mengajari anak untuk belajar puasa juga perlu diterapkan agar anak dapat memahami pentingnya berpuasa. Agar keseharan anak tetap terjaga saat puasa pastikan ibu mengikuti langkah-langkah yang di atas ya. Semoga buah hati dapat menjalani ibadah puasa dengan lancar.

Baca Juga : https://nutrigoat.co.id/vitamin-untuk-meningkatkan-daya-tahan-tubuh-anak-sehat/

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Running a custom PHP code