Semakin banyaknya virus dan bakteri yang berkembang di luar sana sangat memicu rasa khawatir ya, Bu. Bagi anak-anak yang daya tahan tubuhnya belum kuat akan lebih rawan terserang mikroorganisme dari luar sehingga membuatnya jatuh sakit. Untuk itulah di masa sekarang ini Ibu harus lebih menjaga kesehatan tubuh buah hati dengan cara mengkonsumsi multivitamin anak.

Multivitamin diperlukan untuk meningkatkan kekuatan sistem imun tubuh. Menurut IDAI, pemberian multivitamin adalah sebagai suplemen tambahan. Si Kecil tetap harus mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang setiap hari untuk mendapatkan nutrisi yang ia butuhkan. Jika ia sulit makan, maka pemberian multivitamin anak boleh dilakukan.

Sajikan Menu Makanan yang Bergizi dan Bervariasi

Di masa sekarang ini pola makan si Kecil haruslah ideal. Ibu tidak perlu menyajikan banyak menu makanan, tapi yang terpenting adalah pola makan yang seimbang. Bagaimana sih pola makan seimbang tersebut?

Maksudnya adalah menu makanan dibuat secara bervariasi dengan berbagai kandungan nutrisi yang diperlukan untuk mendukung tumbuh kembang dan daya tahan tubuh si Kecil. Kandungan nutrisi yang dimaksud adalah kombinasi antara makronutrien yang terdiri dari protein, karbohidrat, dan lemak, serta mikronutrien yang terdiri dari vitamin dan mineral.

  • Protein. Merupakan asupan nutrisi utama yang paling dibutuhkan oleh anak karena memiliki banyak peranan bagi tubuhnya. Diantaranya adalah untuk mengoptimalkan tumbuh kembang, pembentukan tulang, otot, dan kulit, memproduksi hormon, serta membangun dan memperbaiki jaringan tubuh. Protein bisa diperoleh dari beberapa sumber makanan, seperti telur, daging, ikan, tempe, tahu, jamur, kacang-kacangan, serta susu dan produk olahannya.
  • Karbohidrat. Karbohidrat adalah energi untuk tubuh si Kecil. Selain itu, karbohidrat juga membantu mencukupi kebutuhan kalori secara sehat dan mengurangi risiko terserang penyakit. Untuk si Kecil, berikanlah ia jenis karbohidrat kompleks yang lebih lama dicerna oleh tubuh sehingga memberikan rasa kenyang lebih lama. Sumber karbohidrat kompleks tersebut antara lain kentang, oat, gandum, dan umbi-umbian.
  • Lemak. Anak-anak akan membutuhkan lemak sebagai sumber tenaga, pembentuk sel-sel tubuh, pengatur suhu tubuh, penghantar zat dalam metabolisme tubuh, dan untuk menjaga berat badan. Pilihlah jenis lemak baik yang bisa didapat dari telur, ikan, daging tanpa lemak, alpukat, minyak zaitun, susu rendah lemak, dan margarin.
  • Vitamin. Multivitamin anak yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tubuh si Kecil terdiri dari vitamin A, B kompleks, C, D, dan E. Vitamin-vitamin tersebut banyak terdapat di dalam buah-buahan dan sayuran. Maka dari itu, Ibu harus membiasakan si Kecil untuk rutin mengkonsumsi buah dan sayur setiap hari agar tubuhnya selalu sehat serta tumbuh kembangnya berjalan dengan optimal.
  • Mineral. Ada beberapa mineral yang sebaiknya rajin diberikan kepada si Kecil sejak dini, yaitu zat besi, kalsium, fosfor, kalium, magnesium, dan zinc. Mineral-mineral tersebut bisa didapat dari sumber makanan, seperti bahan protein, sayuran, buah-buahan, susu dan produk olahannya, dan kacang-kacangan.

Berikan Secara Seimbang dan Tidak Berlebihan

Dari sekian banyak multivitamin anak dan suplemen yang tersedia, manakah yang paling baik dalam meningkatkan daya tahan tubuh untuk menangkal mikroorganisme penyebab penyakit? Jawabannya adalah tidak ada. Semua multivitamin dan nutrisi tersebut saling melengkapi dalam menjaga sistem imun tubuh secara seimbang.

Satu hal penting yang perlu Ibu ketahui adalah pemberian multivitamin anak harus sesuai dengan usia dan jenis kelamin si Kecil. Masing-masing nutrisi memiliki dosis yang berbeda-beda. Misalnya saja untuk dosis harian vitamin A anak usia 1-3 tahun adalah 400 mcg, sementara vitamin E adalah 6 mg.

Sumber:

Alodokter

Parentstory