Daya ingat merupakan salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi proses belajar setiap anak. Fungsinya untuk menyimpan dan mengolah informasi yang diterima untuk kemudian diserap oleh otak haruslah dijaga dengan baik. Bagi bayi, daya ingat ini masih relatif singkat dan akan berkembang seiring pertambahan usianya. Supaya ia memiliki daya ingat yang tajam, maka perlu dilatih dan ditingkatkan sejak dini. Bagaimana caranya? Inilah beberapa cara meningkatkan daya ingat anak dari hasil pencarian yang saya lakukan:

Buat Sesuatu yang Kreatif
Anak-anak lebih menyukai sesuatu yang menarik dan kreatif untuk dipelajari. Jadi untuk membuat pelajaran jadi lebih menarik bagi bayi, buatlah metode belajar yang simpel tapi mudah diingat. Cara ini juga cenderung memancing rasa ingin tahu bayi sehingga ia tertarik untuk belajar. Tidak perlu banyak menggunakan teori, tapi langsung ke prakteknya saja. Bisa dengan membuat miniatur, melalui gambar, atau buku.

Bermain Permainan Edukatif
Di usia ini bayi akan sangat senang bermain. Bermain juga merupakan cara meningkatkan daya ingat anak yang dinilai efektif. Namun jangan sekedar memberinya mainan, Bu. Berikanlah permainan yang edukatif yang dapat merangsang otak bayi.

Permainan edukatif dapat membantu meningkatkan fokus bayi, meningkatkan memori karena ia akan mencoba menyelesaikan masalah, serta membantu otaknya supaya berbagai hubungan saraf baru dapat terjalin. Tak hanya itu, permainan edukatif juga dapat melatih kemampuan motorik bayi, sehingga ia akan lebih terampil.

Hindari Belajar Menggunakan Gadget
Ini, nih, kesalahan dalam mengasuh anak yang banyak dilakukan orang tua zaman sekarang, mengajari bayi menggunakan gadget. Dengan dalih untuk belajar, banyak orang tua yang sudah memberikan buah hatinya gadget sejak usia bayi. Padahal proses belajar menggunakan gadget dan metode lainnya memberikan hasil yang berbeda lho, Bu. Tentunya metode di luar gadget hasilnya lebih positif bagi perkembangan bayi. Untuk itu, hindarilah mengajari bayi menggunakan gadget, ya.

mendapatkan waktu tidur yang cukup dan teratur setiap hari ya, Bu. Di usia 7 hingga 12 bulan setidaknya ia membutuhkan waktu tidur selama 14 jam dalam sehari.

Aktivitas Fisik juga Penting
Cara meningkatkan daya ingat anak berikutnya adalah dengan rutin melakukan aktivitas fisik. Menurut penelitian, aktivitas fisik bermanfaat dalam menjaga kestabilan otak bayi, memperbaiki otak sistem kognitif, mempengaruhi sistem saraf pusat, serta mempertajam daya tangkap bayi. Di usia ini, aktivitas fisik yang dimaksud adalah dengan memberinya senam ringan dan mengajaknya berlatih berjalan.

Tidak Memberikan Televisi
Menonton televisi dapat membuat bayi menjadi malas bergerak sehingga membatasinya dalam beraktivitas menggunakan otaknya. Selain itu di usia ini bayi juga belum mampu menangkap gambar yang bergerak cepat yang dapat mengganggu perkembangannya. Jadi sebaiknya Ibu tidak memberikan ia tayangan di televisi terlebih dulu di usia ini, ya. Tunggulah hingga ia berusia 2 tahun dan dalam batasan waktu yang ditentukan.

Belajar Melalui Lingkungan
Lingkungan merupakan sumber ilmu yang baik bagi anak-anak. Melalui lingkungan, bayi dapat mempelajari banyak hal, mulai dari alam, hewan, tumbuhan, transportasi, dan sebagainya. Dengan melihat langsung, ilmu dapat lebih mudah terserap dan membekas pada ingatan bayi. Untuk itu ajaklah bayi untuk berjalan-jalan mengenal alam secara rutin ya, Bu. Bisa di sekitar rumah, pantai, kebun binatang, sawah, kebun, dan lainnya.

Nah, demikianlah cara meningkatkan daya ingat anak yang bisa Ibu coba praktekkan. Tentunya hasilnya tidak dapat instan ya, Bu, harus bertahap dan perlahan-lahan. Pertimbangkan juga kemampuan bayi dalam belajar. Jika ia sudah merasa bosan, sebaiknya hentikan dulu dan biarkan ia beraktivitas sesuka hatinya. Selamat mencoba tips di atas, ya.

Sumber :

dosenpsikologi.com